Namaku Lina. Aku adalah manusia yang sangat bahagia di dunia ini. Ya. Bahagia. Hidup yang sederhana dan serba apa adanya, itu kunci bahagia menurutku. Oh ya, perkenalkan juga Dika. Dia adalah salah satu alasan dari beribu alasan aku untuk hidup bahagia. Sudah cukup lama kita bersama, memadu kasih ala Romeo dan Juliet. Romantis. Sangat!!! * Tapi, bahagiaku berubah. Sudah sebulan. Ya, sebulan. Kamu hilang begitu saja tanpa meninggalkan jejak. Baumu di udara? Tidak ada sama sekali. Kemana perginya? Aku ingat sekali pesan terakhirmu itu. “Jangan tinggalkan aku, karena aku tidak sanggup untuk sendiri. Aku janji, aku akan membahagiakan kamu. Janji. Salam hangat, Dika.” Tapi, sepertinya kamu lupa akan janji itu. Hmm, aku mencoba biasa saja. Menganggap semua baik-baik saja. Tidak terjadi apa-apa. Ya, aku bisa. Anggap saja aku bisa. Katamu, aku serba bisa. Pasti. * Malam. Malam terasa sangat dingin sekali. Apa kamu tahu? Aku sudah sedari pagi tidak keluar kamar. Rasanya tidak naf...
Menulis bukanlah sebuah tuntutan. Terkadang dengan menulislah, kita dapat mengungkapkan apa yg ada dipikiran, diucapan, dan dihati..