Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

SAYANG???

E ntah, apakah ada syarat untuk mencintai dan menyayangi seseorang? Entah, apakah ada larangan untuk seseorang mempunyai perasaan cinta? Aku berfikir sejenak, apakah selama ini aku telah salah karena telah melarang seseorang untuk mengagumi sosokku? Apakah aku salah selama ini telah menyakiti perasaan seseorang dengan memeperlakukannya berbeda dengan orang lain? Apakah aku salah? Memang, perasaan tidak bisa kita larang! Tuhan telah menciptakan kita dengan segala perasaan ini, kita sebagai makhluk-Nya hanya bisa menggunakannya dengan baik. Apa definisi sayang sesungguhnya? akupun sebagai yang menulis ragu mendefinisikan sayang. Tapi, yang harus kita tau adalah bahwa perasaan seseorang tidak akan mudah berubah begitu saja dengan cara apapun. Mereka yang menyayangi kita dengan tulus akan tetap mengagumi kita, takkan sakit hati dengan sikap kita, dan apapun yang kita lakukan ia akan tetap suka. Sederhana saja mengapa semuanya bisa terjadi. Karena dia sayang...

teruntuk kamu

  Apakah aku salah selama ini? Membiarkan aku terjebak ke dalam samudra cinta hanya karna aku takut akan masa lalu? . . . . Awalnya aku biasa saja, sampai akhirnya aku memang benar-benar telah menjatuhkan hati ini ke dalam samudra cintamu! Awalnya aku berfikir, perjalanan ini takkan lama. Namun nyatanya, aku salah besar! Aku sudah sangat lama berjalan di dalam samudra cintamu. Dan kamu sebagai pemilik samudra tanpa acuh membiarkan aku terus berjalan mencari ujung cinta ini. Aku memang bodoh, aku terjebak! Tak seharusnya aku masuk ke dalam samudra cintamu waktu beberapa tahun yang lalu itu. Kini aku benar-benar merasa takut! Ya aku sangat takut! Tuan? Tolonglah aku, ulurkan tanganmu untuk membantuku keluar dari samudra cinta yang bodoh ini. Selama aku berjalan dalam samudra cintamu, aku tidak pernah menemukan cahaya biru itu. Aku berjalan dan terus berjalan, aku menemukan satu titik dimana aku jenuh. Aku pasrah dengan keadaan. Seterah dewi for...

Mereka dan Ice Tiramisu

Dua insan manusia yang duduk sembari menikmati ice tiramisu tepat di bawah lampu itu, dengan meja yang tebuat dari bekas meja jahit. Suara ramai sekali orang memesan, bercanda gurau dengan tawanya lepas. Semua sibuk dengan kegiatannya, begitupun dengan mereka. Mereka sibuk dengan bisunya masing-masing. Memikirkan hal yang sama sekali tidak diketahui. Sunyi semakin menjadi. Duduk berhadapan, terkadang membuatnya melirik ke senyumannya yang dirindukan selama ini. Memegang ponsel, hanya sembari menggeser menu dari kanan ke kiri, hahaha lucu memang. Tapi, terkadang mereka berbisik, tersenyum bersama dan kembali membisu lagi. Mungkin karena memang mereka canggung karena sudah sangat lama tidak berjumpa. Mengaduk-aduk ice tiramisu itu, sampai es batunya larut. Memandang ke arah sekitar hanya untuk bisa melihat wajahnya. Pertemuan yang sudah sangat lama di rencanakan, ternyata tak sesuai dengan ekspetasi, ahh malang sekali. Membuat jadwal yang sama dengannya adalah hal yang sulit. Mer...

Jangan takut keluar dari zona aman kita….

Jangan takut keluar dari zona aman kita…. Hmm, pernah gak sih kalian merasa tuh kok kayaknya hidup itu gini-gini ajah, gaada apa-apanya?? Terus juga kalian pernah gak sih merasa, temen kalian tuh udah berubah, iya dalam arti sih kayak penampilannya, pola pikirnya, sedangkan kita sendiri tuh masih ditempat belum melakukan perubahan apa-apa. Ini yang pernah gue alami genks. Iya, gue merasa hal ini itu saat gue udah lulus SMA. Saat gue masuk dunia perkuliahan, wow ini diluar ekspetasi gue. Di dunia perkuliahan semuanya beda gak kayak pas di SMA, dan disitu saya merasa sedih, hehehe… Terus, disaat gue merasa diri ini belum pernah melakukan apa-apa ada sebuah pencerahan dalam hidup gue. Yaps, gue curhat sama kaka kelas yang udah gue anggep sebagai kaka gue sendiri. Jadi gini ceritanya….. Waktu itu, kaka gue ngechat katanya sih tiba-tiba kangen sama gue wkwkw biasa, gue emang ngangenin kok hehe canda. Terus dia nanya” tentang perkuliahan gue, sama dia nanya tentang hubungan gue sa...