Jangan takut keluar dari zona aman kita….
Hmm, pernah gak sih kalian merasa tuh kok
kayaknya hidup itu gini-gini ajah, gaada apa-apanya?? Terus juga kalian pernah
gak sih merasa, temen kalian tuh udah berubah, iya dalam arti sih kayak
penampilannya, pola pikirnya, sedangkan kita sendiri tuh masih ditempat belum
melakukan perubahan apa-apa. Ini yang pernah gue alami genks. Iya, gue merasa
hal ini itu saat gue udah lulus SMA. Saat gue masuk dunia perkuliahan, wow ini
diluar ekspetasi gue. Di dunia perkuliahan semuanya beda gak kayak pas di SMA,
dan disitu saya merasa sedih, hehehe… Terus, disaat gue merasa diri ini belum
pernah melakukan apa-apa ada sebuah pencerahan dalam hidup gue. Yaps, gue
curhat sama kaka kelas yang udah gue anggep sebagai kaka gue sendiri. Jadi gini
ceritanya…..
Waktu itu, kaka gue ngechat katanya sih
tiba-tiba kangen sama gue wkwkw biasa, gue emang ngangenin kok hehe canda. Terus
dia nanya” tentang perkuliahan gue, sama dia nanya tentang hubungan gue sama
pacar gue, ekhm hehehe dia ngeledek gue gara-gara gapernah maen ke kampusnya
doi. Terus gue gak sengaja celetuk “mau main gimana kak, kan sore mulu pulang..
yahh akumah apasih, aku cuma cewe cuek wkwk” nah dari sinilah chat gue mulai
serius wkwk. Terus kaka gue bales, “biasanya ya, masa kuliah yang tadinya cuek
jadi ga cuek. Pergaulannya beda, Cuma gatau kalo seorang popi bagaimana, hehe”
terus selang beberapa chat dia menyarankan gue untuk keluar dari zona nyaman
gue. Cuma gue gatau caranya gimana, karena sampai saat ini gue masih merasa
diri gue itu kayak anak kecil, yang gak peduli sama apa-apa.
Terus gue agak gimana gitu saat dia
bilang “jangan salahkan diri kamu pop, THIS IS LIFE, ini kehidupan.. jadilah
diri sendiri. Biar nanti kehidupan yang membawa kamu kearah yang lebih dewasa
lagi. Dan yakin bahwa itu pasti ada. Banyak-banyak bergaul sama temen-temen,
tanya tentang segala hal. Tapi inget, tau batasan-batasan terutama yang baik-baik.
Jangan terjerumus sama hal yang buruk.. lama-lama kamu akan menemukan jati diri
kamu. BE YOURSELF.. Allah yang jadikan kamu dewasa nanti” seketika gue nangis,
gue menyalahkan diri gue yang terlalu santai akan kehidupan ini. Cuma yaa mau
gimana, gue masih dizona aman gue..
Gue masih ragu buat mengeksplor apa yang
ada didalam diri gue. Di dunia kuliah ini, gue belum ikut apa-apa. Karna gue
masih takut untuk mengambil resiko yang terlalu berat. Selain itu juga gue
belum sepenuhnya tau dunia kuliah itu kayak gimana. Dan disitu ternyata kaka
gue pesen “kamu harus lebih banyak wawasan lagi pop, tapi inget yang kaka
bilang tau batasannya. Hal yang kamu lakukan saat ini masih standar sama kayak
yang lain. Orang yang sukses itu kan orang yang diatas rata-rata orang lain
kerjakan. Jadi, lebihin kemampuan kamu dalam hal apapun itu. Dari belajar kamu
lebihin atau yang lainnya. Sebenernya hal yang kamu lakuin sekarang itu baiki
sih pop gak masalah. Cuma yaa kamu skak disitu ajah. Jangan pernah berpikir,
ahhhh takut ahh, ah gamau ah, ahhh gasuka kalo gini, gitu. Jangan pop”.
Ternyata perjalanan itu sangat panjang
genks. Dari level 1 sampai level 7. Ibarat dari langit satu ke langit ketujuh. Tapi,
kita gausah hiraukan tentang ini genks, kita jalanin ajah hidup ini, karna
Allah pegangannya. Kalau kita sudah pegang ridhanya Allah, jalani hari demi
hari dengan penuh ikhtiar, tawakal, usaha yang keras. Semua memang terasa
begitu cepat, dan perjalanan itu gak ada ujungnya. Setiap kehidupan ini selalu
disertai dengan bumbu kehidupan, nah bumbunya itu disebut dengan ujian. Perjalanan
kita akan buntu ketika kita sudah mati.
Intinya tuh lagi-lagi ya emang “BE
YOURSELF” jadi diri kita sendiri ajah, jangan ikutin orang. Ya seiring
berjalannya waktu, kita akan melewati satu masa ke masa yang lain. Kita juga harus bisa sabar, ikhlas, dan yang
pasti berserah diri sama Allah setelah melaukakan usaha. Jangan pernah heran
sama temen kita yang udah beda, karna setiap orang punya masanya untuk berubah
dari satu tempat ke tempat lain. Mungkin dia jadi lebih rajin, lebih peduli
sama orang lain. Ini semua tergantung kita, kapan kita mau berubah, kapan kita keluar
dari zona nyaman, dan kita eksplor apa yang bisa kita andalkan didalam diri
ini.. (9-12-2015)
Komentar
Posting Komentar