Langsung ke konten utama

Bagaimana Menulis Resume yang Baik?

 

Bagi sebagian orang, menulis adalah hal yang membosankan, hal yang merepotkan. Padahal, ketika kita tulus dari hati tulisan itu akan menjadi sebuah proses pembelajaran bagi kita. Ya, karena memang kita harus terus dan selalu belajar di manapun, kapanpun. Salah satu cara yang dilakukan oleh si empunya blog untuk melatih keterampilan menulis adalah dengan membuat resume atau ringkasan. Si empunya membuat resume dari setiap pelatihan yang diikuti melalui kegiatan Belajar Menulis PGRI. Nah, pas sekali topik yang dihadirkan pada pertemuan ketiga ini adalah How to Write Good Resume?

Materi ini dipaparkan oleh seorang penulis berdarah Banten. Ia adalah seorang penulis yang dijuluki "Queen of Diction" di Komunitas Menulis PGRI Tingkat Nasional karena kepiawaiannya dalam meramu diksi-diksi yang unik. Ia dikenal dengan nama pena Maydearly dan nama panggung Blogger Milenial. Saya membaca pesan grup WhatsApp dan kagum dengan diksi yang digunakan pada saat membuka kelas, begini tulisannya:

“Sejatinya setiap peserta di kelas ini adalah mutiara dengan busur pena yang siap merangkai notasi nada, mengukir frasa ilmu lewat tinta yang berdenyut di ujung pena maya agar menjadi sebuah karya. Manakala sudah tiada, pena itu menjadi jembatan kenangan yang tetap hangat sepanjang zaman.”

     Apik sekali setiap rangkaian kata yang ditulis oleh Kak May ini. Ada gaya bahasa yang khas dalam tulisannya, sehingga menarik untuk membaca setiap materi yang disampaikan. Kak May menjelaskan dengan detail tentang membuat resume yang baik. Namun, sebelum Kak May memberi materi, ia terlebih dahulu menanamkan konsep kepada peserta mengenai makna sebuah blog. Yaps, blog adalah media yang digunakan dalam meresume materi yang diberikan oleh narasumber.

     Sebelum kita memahami cara membuat resume yang baik, kita perlu mendalami mental menjadi seorang blogger. Mengapa demikian? Hal ini karena seringkali mental yang mengurung kita agar tidak up stair dalam menulis. Jadi, untuk menjadi seorang blogger tentu perlu psikologis yang baik.

     Nah, ada 4 poin penting yang harus dimiliki oleh seorang blogger pemula, yaitu:

1.     Tanamkan sikap percaya diri

Jangan merasa malu, karena tulisan yang kita anggap jelek akan menjadi luar biasa bagi mereka yang tidak pernah belajar menulis.

2.    Siap dengan segala kritikan

Meskipun terkadang budaya memuji lebih banyak dari budaya mengkritik, tetapi pujian itu harus semakin meningkatkan kualitas tulisan kita.

3.    Jadilah penulis yang informatif dan edukatif

Media blog adalah media termudah untuk memberi atau menerima infomasi.

4.    Bangunlah tulisan di berbagai blog

Menulis di berbagai blog akan menanamkan mental penulis yang mudah beradaptasi dan tak segan memberi perubahan.

     Selain itu, sebagai seorang penulis yang baik, hindari tindakan plagiarisme. Hal ini merupakan tindakan yang dilarang dalam menulis. Huh, kan kasihan juga orang yang menulis dengan abstraksinya sendiri. Percaya deh, setiap orang mempunyai ciri khas dalam menulis. Jadi, kita bisa melakukan abstraksi atau penyajian kembali dengan menggunakan gaya bahasa sendiri. Dengan begitu, pesan yang ingin disampaikan pun dapat dengan mudah diterima oleh pembaca.

     Lantas, bagaimana menulis resume yang baik?

     Kita perlu pahami bersama terlebih dahulu arti resume. Resume adalah ikhtisar atau rangkuman, intisari penting yang harus berkembang menjadi sebuah tulisan untuk memberikan informasi kepada pembaca. Sebuah resume dikatakan baik apabila resume yang ditulis berasal dari buah pemikiran penulis itu sendiri, tentunya tetap dilandasi berdasarkan kajian materi dari narasumber, dan didukung dengan relevansi materi dari luar. Relevansi materi bisa dilakukan dengan googling matter atau mencari materi tambahan dari google, yang berkaitan dengan materi yang disajikan narasumber.

     Kak May memberi tahu setidaknya ada enam langkah membuat resume yang baik, yaitu:

1.     Mengamati

Kita perlu melakukan pengamatan terhadap materi yang akan dijadikan bahan resume.

2.    Memodifikasi

Lakukan modifikasi pernyataan yang disampaikan narasumber atau materi dengan melakukan abstraksi.

3.    Menghindari copy paste

Hindari melakukan copy paste materi yang disampaikan, buatlah sesuai dengan apa yang dipahami.

4.    Memparafrase bahasa narasumber

Salah satu langkah membuat resume adalah dengan parafrase. Parafrase merupakan pengungkapan kembali suatu kata, bahasa, kalimat atau pernyataan dengan menggunakan diksi yang lebih sederhana namun tidak dengan mengubah makna dari bahasa tersebut.

5.    Memberi kesimpulan

Ketika membuat resume, tuliskan pula simpulan yang didapatkan dari materi tersebut. Simpulan ini bisa berupa pernyataan singkat atau harapan dari materi tersebut.

6.    Menulis with own version

Buatlah tulisan dengan gaya kita sendiri, sehingga setiap tulisan kita memiliki seni yang khas.

     Yups, tidak susah tapi sepertinya susah ya, hehehe. Akan tetapi, tidak masalah. Kita hanya harus belajar, belajar dulu, belajar lagi, dan belajar terus, karena dengan begitu kita akan terbiasa. Semakin banyak tulisan yang kita baut, maka kita akan menemukan gaya penulisan yang sesuai dengan diri. Oiya, penulis sejati adalah seseorang yang tidak pernah merasakan kesedihan sebagai bentuk kemunduran diri. Seberapa sulit hal yang kita hadapi, jangan pernah menyerah, jangan pernah putus asa. Lakukan yang terbaik, selalu berusaha mencoba, dan terus mencoba.

Komentar

  1. Suka motto menulis Ibu, Keren dan memotivasi

    BalasHapus
  2. Sudah ada point2nya tinggal merapikan saja. Lanjutkan 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, terima kasih banyak ibu masukannya. Siap laksanakan.

      Hapus
  3. Waah ...resume yang bagus . Apik

    BalasHapus
  4. Resume yg baik... Lengkap dan indah. Mg terus semangat utk bljr Jd penulis

    Sisipkan bbrp gambar pendukung

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, terima kasih banyak bapak. Siap, pasti selalu belajar untuk lebih baik lagi.

      Hapus
  5. Semangat terus, moga jadi buku solo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat, yuk sama-sama terbitkan buku solo.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengelola Majalah Sekolah

Resume ke-11 Gelombang 27 Tanggal            : 14 September 2022 Tema                : Mengelola Majalah Sekolah Moderator        : Yandri Novita Sari Narasumber     : Widya Setianingsih, S.Ag. Holla… Keterampilan menulis bisa dipelajari dengan latihan menulis secara rutin. Melalui majalah sekolah, siswa dapat menuangkan gagasannya ke dalam bentuk tulisan atau cerita bergambar. Majalah sekolah dapat menjadi langkah awal kita sebagai guru untuk menggali dan mengasah potensi yang dimiliki oleh siswa. Nah, lalu bagaimana mengelola majalah sekolah? Pelatihan Belajar Menulis malam ini akan dibahas secara tuntas oleh Ibu Widya Setianingsih, S.Ag sebagai narasumber dan dipandu oleh Ibu Yandri Novita Sari. Umua nan alun satahun jaguang. (Umur   yang belum setahun jagung), Darah nan alum satampuak pinang. (...

Gagal Sekali, Berhasil Berkali-Kali!

  Resume ke-4 Gelombang 27 Tanggal            : 29 Agustus 2022 Tema                : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi Moderator        : Rosminiyati Narasumber     : Aam Nurhasanah, S.Pd   Selamat malam semuanya! Si empunya blog kembali lagi untuk berbagi pelatihan hari ke-4 bersama Belajar Menulis PGRI gelombang 27. Pelatihan ini awalnya hanya pelatihan bagi guru-guru yang ada di sekitar Jabodetabek saja. Oh, tapi ternyata saya salah besar. Pelatihan ini diikuti oleh berbagai kalangan guru dari banyak wilayah. Salah satunya adalah ibu moderator pada pertemuan ke-4 ini, yaitu Ibu Rosminiyati. Beliau adalah seorang guru SMK Negeri   2 Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ternyata dunia maya memang benar-benar bisa membawa kita berselancar ke seluruh penjuru yang ada. ...

karena puisi

            Sahabat adalah segalanya karena sahabat, kita bisa meminta pertolongan. Karena pada dasarnya, kita adalah manusia biasa yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, kita itu hidup berdampingan. Walaupun banyak cacian, fitnahan dan ada kesalah pahaman tetapi, jika kita menjalani itu semua dengan hati sabar, ikhlas dan dengan senyuman kita pasti akan menjadi pribadi yang baik. Seperti lagunya JKT48 yang berjudul “Yuuhi wo miteruka” (apakah kau melihat mentari senja?). Ya, ini adalah kisah  gadis  remaja  dengan  sahabatnya. Gadis itu  bernama  Lia. Dia mempunyai  sahabat  bernama Ahmad.  Setiap  hari  mereka  selalu bersama,  canda,  sedih,  gombal-gombalan, marah-marahan  bersama. Banyak temannya yang mengira jika mereka berdua mempunyai hubungan lebih dari seorang sahabat. Tapi, semua berubah ketika mereka di SMA. Awal masuk SMA mereka masih...