Langsung ke konten utama

Menulis Semudah Ceplok Telur

 

Resume ke-12

Gelombang 27

Tanggal           : 16 September 2022

Tema               : Menulis Semudah Ceplok Telor

Moderator       : Widya Setianingsih

Narasumber    : Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, SH.


Materi kali ini disampaikan oleh Ibu Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno SH. Beliau adalah seorang penggerak literasi dari Kupang Nusa Tenggara Timur. Beberapa karya dari Ibu Lilis ini, yaitu Serial Pelita Kampung Beta Jejak Juang Guru Desa di NTT, Serial Diklat Calon Kepala Sekolah, dan Membaca dan Menulis Setiap Hari.

Dengan banyak membaca dan rutinitas menulis, maka akan terasa tahapan menulis itu mudah, ide mengalir menghasilkan suatu cerita. Namun, sebuah tulisan tidak bisa langsung sekali jadi, kita perlu menata kalimat demi kalimat yang mudah dipahami. Perlu keterampilan dalam pemilihan kata, penulisan kalimat, dan penyusunan paragraf. Pilihan kata adalah berbeda antara penulisan personal, formal, dan akademik, meskipun untuk mengungkapkan hal yang sama. Itu artinya, tata bahasa, kalimat demi kalimatnya juga tanda bacanya perlu diperhatikan.

Ketika kita ingin melahirkan sebuah karya, maka kita perlu konsisten. Jangan mencari waktu luang untuk menulis. Akan tetapi, luangkan waktu untuk menulis agar terlatih dan terampil untuk mengolah kata demi kata hingga merangkai kalimat demi kalimat dengan sempurna. Dengan demikian, kita akan menemukan esensi dari menulis itu semudah menceplok telur.

Ketika kita menulis, kita perlu terus belajar melalui pengembangan diri. Sebagai seorang penulis, tidak patut rasanya memiliki rasa puas dengan apa yang sudah diperoleh. Selain itu, kita harus memiliki semangat yang tinggi. Melalui semangat menulis, maka kita akan melahirkan tulisan yang dapat dinikmati oleh banyak orang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengelola Majalah Sekolah

Resume ke-11 Gelombang 27 Tanggal            : 14 September 2022 Tema                : Mengelola Majalah Sekolah Moderator        : Yandri Novita Sari Narasumber     : Widya Setianingsih, S.Ag. Holla… Keterampilan menulis bisa dipelajari dengan latihan menulis secara rutin. Melalui majalah sekolah, siswa dapat menuangkan gagasannya ke dalam bentuk tulisan atau cerita bergambar. Majalah sekolah dapat menjadi langkah awal kita sebagai guru untuk menggali dan mengasah potensi yang dimiliki oleh siswa. Nah, lalu bagaimana mengelola majalah sekolah? Pelatihan Belajar Menulis malam ini akan dibahas secara tuntas oleh Ibu Widya Setianingsih, S.Ag sebagai narasumber dan dipandu oleh Ibu Yandri Novita Sari. Umua nan alun satahun jaguang. (Umur   yang belum setahun jagung), Darah nan alum satampuak pinang. (...

Gagal Sekali, Berhasil Berkali-Kali!

  Resume ke-4 Gelombang 27 Tanggal            : 29 Agustus 2022 Tema                : Menulis Membuatku Naik Kelas dan Berprestasi Moderator        : Rosminiyati Narasumber     : Aam Nurhasanah, S.Pd   Selamat malam semuanya! Si empunya blog kembali lagi untuk berbagi pelatihan hari ke-4 bersama Belajar Menulis PGRI gelombang 27. Pelatihan ini awalnya hanya pelatihan bagi guru-guru yang ada di sekitar Jabodetabek saja. Oh, tapi ternyata saya salah besar. Pelatihan ini diikuti oleh berbagai kalangan guru dari banyak wilayah. Salah satunya adalah ibu moderator pada pertemuan ke-4 ini, yaitu Ibu Rosminiyati. Beliau adalah seorang guru SMK Negeri   2 Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Ternyata dunia maya memang benar-benar bisa membawa kita berselancar ke seluruh penjuru yang ada. ...

karena puisi

            Sahabat adalah segalanya karena sahabat, kita bisa meminta pertolongan. Karena pada dasarnya, kita adalah manusia biasa yang tidak bisa hidup tanpa orang lain, kita itu hidup berdampingan. Walaupun banyak cacian, fitnahan dan ada kesalah pahaman tetapi, jika kita menjalani itu semua dengan hati sabar, ikhlas dan dengan senyuman kita pasti akan menjadi pribadi yang baik. Seperti lagunya JKT48 yang berjudul “Yuuhi wo miteruka” (apakah kau melihat mentari senja?). Ya, ini adalah kisah  gadis  remaja  dengan  sahabatnya. Gadis itu  bernama  Lia. Dia mempunyai  sahabat  bernama Ahmad.  Setiap  hari  mereka  selalu bersama,  canda,  sedih,  gombal-gombalan, marah-marahan  bersama. Banyak temannya yang mengira jika mereka berdua mempunyai hubungan lebih dari seorang sahabat. Tapi, semua berubah ketika mereka di SMA. Awal masuk SMA mereka masih...